sebuah pertanyaan hidup

May 19, 2007 at 4:00 am 2 comments

Bagi sebagian kita, kehidupan kadang terasa lama berputar. Meskipun sejatinya, dibandingkan kehidupan akhirat, umurnya sangatlah singkat. Beberapa kita kadang merasa jenuh, capek dan bosan. Kemudian merasa hidup ibarat daun yang lepas dari tangkainya. Luruh, dan terbang kemana arah angin membawanya. Tak ada arah yang jelas. Harapan menjadi sirna, karena tujuan hidup menjadi buram. Tak ada lagi nilai yang diperjaungkan di sana, dan semuanya akan berujung pada keputusasaan.

Jika kita sampai pada titik ini, maka ada perbaikan yang harus dilakoni. Sebab hidjup terlalu berharga untuk hanya dibiarkan berjalan seperti air yang mengalir. Minimal, pengharapan akhir harus segera disegarkan kembali. Bahwa muara segala sesuatu adalah pada-Nya, yang menggenggam semua cita dan harapan segala makhluk. Sebab, tidak pernah ada harapan yang benar-benar hilang. Pada-Nya, kita akan selalu mendapat pengharapan sejati.

Maka seiring bertambahnya usia hidup kita di dunia fana ini, sisihkanlah waktu sejenak berdiam diri untuk intropeksi. Memuhasabah semua langkah hidup yang telah diayunkan. Namun bukan sekedar evaluasi kemudian berhenti di sana. Sebab persoalan utamanya adalah menjawab sebuah pertanyaan dalam simpang sejarah ‘ADAKAH YANG HARUS SAYA REVISI DALAM PERJALANAN HIDUP SEJAUH LANGKAH YANG TELAH MENGANTARKAN SAYA SAMPAI DI JEJAK INI?

*Inspired from tulisannya deen

Advertisements

Entry filed under: kontemplasi.

jangan kau bunuh hatimu Internet dalam bingkai pendidikan [Lomba Penulisan Entry Blog: Pendidikan, di komunitas AM]

2 Comments Add your own

  • 1. muhammad nawir gani  |  May 19, 2007 at 10:57 am

    betul-betul di’,kita memang harus bisa menentukan sikap…
    don’t let life flow by it self…gitu ya???

    Reply
  • 2. deen  |  May 22, 2007 at 4:31 am

    Man Ana?
    Min Aina Ana?
    Ila Aina Ana?

    Satu2nya orang yg mengenal kita yakni diri kita sendiri, ngeh dengan SWOT kita sdnri, shg tau bagaimana menancapkan kaki ke pijakan2 tersulit atopun terlunak skalipun. Stuju ma K’Nawir..Don’t let life flow by it self.. 🙂

    Btw, tojeng2ki deh itu dgn catatan kecil dibawahnya.. nd kebalek ji?..

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Calendar

May 2007
M T W T F S S
« Apr   Jun »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Archives


%d bloggers like this: