[melihat dari sisi lain] tentang hujan dan terik

April 8, 2007 at 1:04 am 6 comments

Kita sering mengeluh, saat hujan turun ke bumi. Entah dengan alasan dingin atau jalanan menjadi becek dan tergenang air sehingga menghambat beragam aktivitas luaran kita. Namun saat matahari bersinar terik, keluhan itu tak juga berhenti. Panas, gerah dan berkeringat. Itu sebagian alasan yang terlontar dari lisan .

Sejenak, mari membuka satu jendela lain dari kisi hati kita. Jendela yang terkadang sudah terlalu lama tertutup sehingga menyisakan kegelapan dan udara pengap dalam ruang imajinasinya. Jendela yang kita menyebutnya sebagai ‘renungan’.

Hujan, dengan titik air yang diturunkannya selalu ‘menghidupkan’ bumi setelah ‘matinya’. Tanah menjadi subur. Tumbuhan menjadi lebih segar, sehingga menjadi lebih produktif. Pernahkan kita membayangkan senyum para petani yang berteduh di dangau kecil mereka tiap kali hujan mengaliri sawah ladangnya? Ya, dari mulut mereka tak pernah lekang doa agar hujan bisa turun menghidupkan tanaman.

Panas matahari dengan cahaya yang dipancarkannya pun demikian. Dengan kandungan zat yang dimilikinya, membuat setiap tumbuhan mampu ‘memasak’ makanan untuk pertumbuhannya. Bahkan, setiap makhluk hidup akan mendapatkan supply energi baru tiap kali bersentuhan dengan kehangatan cahaya matahari, yang tak bisa digantikan dengan sumber cahaya lain.

bahkan, perpaduan keduanya selalu menghasilkan sebuah fenomena alam yang terlukis indah di kanvas langit; PELANGI dengan segala keajaiban warna dan lengkungannya.

Lalu, masihkah kita menggerutu dengan hujan dan panas yang dipergilirkan di alam ini?

Advertisements

Entry filed under: kontemplasi.

Sebuah dunia kecil tentang seseorang 3 [sisi lain]

6 Comments Add your own

  • 1. Tigger  |  April 9, 2007 at 2:25 am

    hujan…
    saatnya koor paduan suara dirumah saya beraksi dengan meneriakkan :
    “jemuraaaann…!!!”

    gak bisa komentar yang serius nih..

    Reply
  • 2. deen  |  April 9, 2007 at 3:17 am

    Dan bagaimana menunggu hujan adalah suatu kenikmatan tersendiri..karena setelahnya ada pelangi yg menyapa.. 🙂

    ur sist,
    deen

    Reply
  • 3. RhoMayda  |  April 9, 2007 at 11:53 pm

    saya pernah dianggap aneh, gara-gara hujan-hujanan. asik sih soalnya. rasanya seperti ‘dicuci dari atas’ hehehe….

    Reply
  • 4. Munawir  |  April 10, 2007 at 9:27 am

    kalo dengar kata hujan… langsung ingat ayat di surah al-waqiah tentang hujan yang diturunkan oleh Allah SWT… betapa kita emang harus banyak2 bersyukur…

    daeng Ilo’ aga tu kareba…?? sampaikan salamku kepada kampung halamanku tercinta… SINJAI BERSATU…

    Reply
  • 5. Muhammad Ilham  |  April 10, 2007 at 4:28 pm

    [tigger]
    yah…jemuran ilo jadi kehujanan juga nih, hehehe. Lupa ngangkat waktu ke kantor tadi pagi,basah… 🙂

    [deen]
    Hmmm…that’s right 🙂
    Mungkin, kebanyakan kita mengeluh karena suasana hati saja kali yak? hehehe

    [rhomayda]
    Sama 🙂 waktu masih kuliah kemaren beberapa kali sempat-sempatin main hujan-hujan di pelataran rektor sampe diteriakin orang aneh,hehehe.
    Btw, tadi pulang kantor naikmotor main hujan-hujan lagi,hehehe. Seru 🙂

    [munawir]
    AlhamduliLlah bi khair. Rinduka juga ces, jarang sekalika pulang ke sana juga 🙂

    Salam,
    your bro [Muhammad Ilham]

    Reply
  • 6. Anisa  |  April 11, 2007 at 12:17 am

    Lihat pelangi…dah berapa tahun ya..disini jarang banget ada hujan, terus pelangi apalagi..gak pernah muncul tuh.
    Subhanallah, keindahan pelangi semakin menunjukkan betapa besar kekuasaan ALLAH.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Calendar

April 2007
M T W T F S S
« Mar   May »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Archives


%d bloggers like this: