Archive for October 24, 2009
Setelah Hujan Sore Itu
Sudah memasuki bilangan 10 dalam hitungan bulan ternyata. Dalam limpahan panggung jutaan bias warna cahaya. Belum putih memang. Namun sebentuk hati mulai terbentu di sana. Ruangnya mulai tertata dalam kalimat kebersamaan. Sempurna? Juga belum. Masih banyak ruang kosong, menanti dekorasi sempurna dalam desain mahabbah.
Bentangan jalan telah terpampang. Gerbang-gerbang mulai terbuka. Rindang senyum yang makin meneduhkan telah mulai terwarnai. Ingatkah dirimu dengan gambaran Edensor? Tapi mungkin naungan hijau kanopi alam lebih indah. Sederhana memang. Dengan lembutnya rumput yang jadi trotoarnya. (more…)